Selasa, 19 Juni 2012

J A N U A R I



Disini sunyi
tiada sebait elegi
atau warta pagi
tentang segenggam hati

Dimasa ini
tiada mimpi bernyanyi
pula asa gugur lara
menelan luka demi luka

Penantian ini telah berlalu
sewindu januari
menunggui kekasih hati
hingga musim abu-abu

Mungkin masih aku bertahan
hingga januari berikutnya
atau mungkin setelah ini
januari mati diujung pilunya



Tidak ada komentar: