Rani seorang mahasiswi baru , bergelar Ratu Kampus dan terhitung banyak pria suka dengannya.
Berawal dari sebuah senyuman.
Gadis cantik jelita itu ternyata sedang terpukau memandang wajah yang melemparkan senyum padanya dua menit yang lalu. "Ran.Ran..Hello Ran" tegur Jeni teman sekelasnya . "Oh ya, hah ada apa?" sahutnya yang masih setengah sadar . "Lah, Ran lihat apaan sih? kok segitunya ." "Gak ada kok , ayo masuk kelas."
Hari ini berakhir dengan buruk untuk seorang mahasiswi semester awal. Akibat dari sebuah senyum, berhasil membuatnya ditegur beberapa kali hingga di lempar spidol oleh dosen karena melamun. Namun, itu dianggapnya sebagai hari terbaik .
"Belum tidur Ran?" tanya Bunda yang menyapanya diruang TV .
"Ia bun, belum ngantuk,"
"Apa besok gak kuliah?" tanya Bunda.
Lagi - lagi Rani melamun.
"Ran, rani, kamu melamun ya ?"
"Eh, Oh iya bun, Eh enggak kok bun" Anak remaja itu gugup.
"Kamu melamun apa nak, cowok ya? Hayo cerita dong sama bunda".
Wajah rani memerah "Ah, Gak kok bun, Rani masuk kamar dulu ya . Udah mulai ngantuk bun."
"Mari kita tidur, Bunda udah di tunggu Ayah tu dikamar" Ia berkilah dengan Guraunya .
Esok harinya.
Rani begitu semangat , wajahnya ceria , matanyapun berbinar-binar . Semalam ia bermimpi tentang Mr.Smile panggilan yang ditujukannya untuk laki-laki yang membuatnya terpesona itu. Hari ini Ia berangkat dengan riang dan penuh harapan bisa bertemu dengan laki-laki itu lagi .
"Psstt..Pagi Rani..." Goda rizki , Pria hitam manis satu kampus namun berbeda Fakultas dengannya . Rani cuek, tak menghiraukan . Semakin digasnya motor mathic yang ia kendarai.
sesampai diparkiran kampus , matanya liar melihat sekelilingnya . berharap bertemu dengan Mr.Smile lagi.
tapi ternyata tidak.
"Huh, hari ini gak ketemu dia" desisnya.
"Dia siapa?" ternyata Jeni mendengar bisik Rani.
Rani tak menjawab pertanyaan temannya . Bel berbunyi .
"Ran, ke kantin yuk" ajak jeni teman akrabnya di kampus
.
Di kantin.
Setelah lama asik mengobrol , "Jen, pinjam Hp mu dong, hp ku batrenya habis nih !"
"Nah" seraya memberikan hapenya.
Rani tertegun, matanya tak berkedip sedetikpun. Seakan tak percaya melihat Foto walpaper Jeni.
hampir tiga menit ia memandang walpaper saja.
"Kenapa ran? Woi, udah Hpnya" Kata Jeni.
"Jen, ini foto kapan, siapa-siapa aja? Kok aku gak pernah lihat dirumahmu ya?" sambil menunjukkan walpaper Hp jeni.
"Oh, ini foto dua hari yang lalu Ran, waktu aku ke Bali dengan Kakak-kakak dan Abang-abangku. Mereka emang gak tinggal serumah denganku".
"Oh gitu, Jadi ini abang mu Jen?" sambil menunjukkan wajah yang dikenalnya sebagai Mr.Smile
"Ia ran, Ia Salah satu Dosen Fakultas Tekhnik di kampus ini."
Rani tersenyum dan merasa lega. Ia merasa senang karena ternyata itu adalah abang teman dekatnya . Pikirnya akan semakin gampang apabila ingin kenal dengan Mr.Smile itu.
"Masuk yok, ntar kita gak dikasih masuk lagi sama si Dosen
Suasana kelas ricuh , persis seperti pasar ramai . Para siswa/i senang karena mengetahui Dosen
"Jen, tadi akukan gak jadi pakai Hp mu Pinjam lagi dong :)" kata Rani.
"Owalah, ran-ran " menggelengkan kepala.
setelah ia memakai Hp jeni.
"Jen, boleh nanya tentang Abangmu yang Dosen itu?"
"Kenapa Ran, kok kayanya dari tadi kamu penasaran banget sama abang ipar ku itu?" Jeni Heran
Rani kaget , seketika darahnya beku dan otaknya berhenti berfikir .
"Abang Ipar?" Mencoba meyakinkan pendengarannya tadi .
"Ia, abang Iparku . kenapa? kamu kenal ? Apa kamu melihat ia sedang dengan wanita lain?" Bertubi tanya curiga dilontarkan oleh Jeni.
Ranipun Hening Membisu .
4 komentar:
wkwkwk. gak yg nuli, gak si rani, semuanya ditinggal cowok. wkwkwk
Wow , gaklah ..
kalau akusih cowonya yg belum pantas dptkan hatiku . hahah
alah alibi. Yang ditinggal ke bali itu siapa namanya wik? Lupa aku.. Itu kan emg kaunya yg ditinggal :P
Siapa , alah , sok tau ajapun :p
Posting Komentar