Sabtu, 26 Mei 2012

R O S E (PART 1)

Selamat malam Rose....


Ternyata kau tetap menjadi Rose dihatiku, Indah dan Harum tapi kau harus disentuh dengan hati pula , bila tidak kau akan menusuk dan melukai.


Aku telah lama tahu , bahwasanya kau tidak akan menemuiku . Tak mengapa, aku mengerti jika kau tak menyukai aku. Engkau begitu cantik, sedang aku Buruk rupa. Mungkin kau jijik padaku, atau memang membenciku karena aku jelata.


Maafkan aku Rose, jika sikapku lancang padamu . Aku mengetahui alamatmu dari teman SMA mu dulu. Tak usah kusebut namanya, aku khawatir kau akan marah padanya.
Rose sayang, mungkin aku belum bisa menyentuh hatimu . Maafkan aku !.


Rose, aku ingin bercerita sedikit disini . Satu dasawarsa aku menunggui kabar darimu, berharap kau akan pulang dan menemui wanita yang melahirkanmu Dua puluh tahun yang lalu. Sejak kau pergi dengan Rena, kau tak pernah mengabari kami . Ada apa Rose?. Dahulunya aku berfikir karena Kau masih berusia Sepuluh Tahun wajar saja seorang anak kecil kalau lebih senang bermain dan aku mengabaikan egoku untuk menyuruhmu pulang. Hampir Sepuluh tahun Seringku menghubungimu, menanyai kabar, perkembangan, dan alamatmu, tapi aku tak dapat hasilnya, Dan akupun berfikir, mungkin kau sudah lupa dengan wajahku yang kusam dan kumal ini.






J. Marthin

Tidak ada komentar: